Badai Laura Hantam Louisiana, Enam Orang Tewas.

LAKE CHARLES – Badai Laura menghantam wilayah Louisiana, Amerika Serikat (AS) pada Kamis waktu setempat, menewaskan enam orang. Badai juga meratakan gedung-gedung di seluruh negara bagian sebelum bergerak ke Arkansas dengan hujan lebat.

Embusan kuat Badai Laura menumbangkan pohon dan empat orang tewas dalam insiden terpisah saat pohon tumbang menimpa sebuah rumah. Departemen Kesehatan negara bagian mengatakan ada dua korban jiwa lagi yang dikaitkan dengan badai, seorang pria tenggelam saat berada di atas kapal yang tenggelam dan seorang pria keracunan karbon monoksida yang disebabkan oleh generator di rumahnya.

Di Westlake, sebuah pabrik kimia terbakar ketika dihantam oleh Badai Laura, dan kobaran api terus mengirimkan kepulan asap yang mengandung klorin ke langit hampir 24 jam setelah insiden itu terjadi. 

Meski kerusakan yang disebabkan oleh Badai Laura lebih kecil daripada yang diperkirakan, namun para pejabat mengatakan badai itu tetap berbahaya dan akan memakan waktu berhari-hari untuk menilai kerusakannya. Setidaknya 867.000 rumah dan bisnis di Louisiana, Texas serta Arkansas tetap tutup pada Kamis sore.

“Ini adalah badai paling kuat yang pernah terjadi di Louisiana,” kata Gubernur John Bel Edwards dalam konferensi pers.

“(Badai) itu terus menyebabkan kerusakan dan kondisi yang mengancam jiwa,” ia menambahkan seperti dikutip dari Reuters, Jumat (28/8/2020).

Pasukan Garda Nasional kini tengah membersihkan puing-puing dari jalan-jalan di Danau Charles. Ada kabel listrik putus di jalan-jalan di sekitar kota, dan angin kencang menghempaskan beberapa semi truk ke pinggir jalan.

Jendela-jendela Capital One Tower yang bertingkat 22 di kota itu hancur, rambu-rambu jalan roboh, dan potongan-potongan pagar kayu serta puing-puing bangunan yang runtuh berserakan di jalan-jalan yang banjir, demikian rekaman video di Twitter dan Snapchat.

Penduduk Lake Charles, Borden Wilson, seorang dokter anak berusia 33 tahun, merasa cemas saat pulang ke rumahnya setelah dievakuasi ke Minden, Louisiana.

“Saya bahkan tidak pernah menutup jendela saya. Saya tidak berpikir untuk melakukan itu. Ini adalah badai pertama yang saya alami. Saya hanya berharap rumah saya baik-baik saja,” katanya dalam wawancara telepon.

Pusat Badai Nasional (NHC) AS mengatakan mata Badai Laura telah menyeberang ke selatan Arkansas pada Kamis sore dan menuju ke timur laut dengan kecepatan 15 mil per jam. Badai tersebut dapat menurunkan curah hujan setinggi 7 inci di beberapa bagian Arkansas, kemungkinan besar menyebabkan banjir bandang. Setelah Arkansas, ia akan bergerak ke pertengahan Lembah Mississippi pada hari Jumat dan kemudian ke negara bagian Atlantik tengah pada hari Sabtu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *