Badai Mitch: Badai Paling mematikan di Era Modern.

Badai Mitch.

Hurricanes2002 – Badai Mitch adalah badai paling mematikan yang terjadi di belahan Bumi barat, sejak terakhir kali terjadi 200 tahun yang lalu dan menewaskan ribuan orang.

Badai itu mulanya terbentuk pada 8 Oktober 1998 di lepas pantai Afrika. Dalam kurun waktu 10 hari setelah pembentukan tersebut, hujan deras disertai angin kencang itu menjadi lebih besar dan perlahan-lahan mulai bergerak melintasi Samudra Atlantik.

Seperti yang dikutip dari History.com, Selasa (25/10/2016), angin topan yang lebih dikenal dengan sebutan Badai Mitch itu memasuki wilayah Karibia pada 18 Oktober tahun itu. Namun, kekuatan badai tidak begitu besar, masih termasuk kategori badai tropis.

Namun keadaan berubah total ketika badai besar yang dipicu oleh air hangat di Teluk Meksiko terbentuk pada 24 Oktober. Badai itu berkategori 5, dan mulai menerjang wilayah Meksiko dengan hujan deras disertai petir.

‘Mesin penghancur’ itu terus bergerak dan memporak-porandakan wilayah Amerika Tengah, memaksa sebanyak 75 ribu warga dievakuasi dari Kota Belize. Pergerakan bencana alam itu mulai melambat dan tidak bisa ditebak ketika Mitch memasuki daratan.



Walaupun Mitch berhenti ‘bergerak’ hujan deras terus mengguyur beberapa daerah. Akibatnya tanah longsor dan banjir bandang mematikan melanda beberapa lokasi.

Honduras dan Nikaragua tercatat sebagai wilayah terkena dampak terparah. Meluapnya air sungai di Honduras membuat Kota San Pedro Sula ‘terkepung’ di tengah-tengah banjir. Di Kota Tegucigalpa ketinggian air mencapai 3 meter.

Hingga 26 Oktober 1998, Badai Mitch dilaporkan tidak hanya ‘membunuh’ ribuan orang, tapi juga membuat hampir satu per tiga wilayah Amerika Tengah hilang dari peta.

Kerugian Amat Dahsyat.
Badai Mematikan di Era Modern.


Tidak hanya itu, bencana alam dahsyat itu mengakibatkan perekonomian mengalami kerugian yang sangat besar

Kala itu sekitar 11 ribu hingga 18 ribu orang dinyatakan tewas karena Badai Mitch — menjadikan bencana alam itu sebagai badai ‘pelahap maut’ paling mematikan sejak Great Hurricane 1780.

Dampak Badai Mitch.

Badai Paling mematikan sepanjang sejarah umat manusia.

Badai Paling mematikan sepanjang sejarah.

Hurricanes2002 Pulau-pulau di Karibia atau Hindia Barat porak poranda akibat badai besar hari ini, 10 Oktober 238 tahun silam. Menewaskan lebih dari 20.000 orang.

Tepat pada 10 Oktober 1780, seperti dikutip dari History.com, bencana dahsyat tersebut dikenal sebagai Great Hurricane tahun 1780, badai paling mematikan yang pernah tercatat dalam sejarah masa tersebut.

Pada saat Great Hurricane melanda, Revolusi Amerika mereda dan memicu pasukan angkatan laut Inggris serta Prancis berebut mengendalikan Hindia Barat. Padahal wilayah itu merupakan daerah berbahaya di dunia untuk dilintasi kapal — diperkirakan sekitar satu dari 20 kapal yang dikirim ke Hindia Barat hilang di laut selama era tersebut.

Laksamana Inggris George Radney memiliki armada 12 kapal perang yang berpatroli di pulau-pulau Hindia Barat ketika badai besar itu mendekat.

Kapal-kapal itu tidak mampu menahan terjangan badai, sehingga delapan di antaranya tenggelam di Pelabuhan St. Lucia. Ratusan pelaut tewas dalam insiden tersebut.

“Bangunan-bangunan terkuat dan seluruh bagian rumah yang sebagian besar terbuat dari batu dan memiliki ketahanan bangunan yang luar biasa, rusak akibat amukan angin besar itu, bagian fondasinya rusak; semua benteng hancur, dan banyak meriam berat yang terbawa sejauh seratus kaki dari benteng,” papar Radney.

Ilustrasi Badai 1780.

“Jika saya tak menyaksikannya sendiri, mungkin tak ada yang bisa membuatku percaya dengan kekuatan Great Hurricane. Lebih dari 6.000 orang tewas, dan semua penghuni bangunan jadi korban.”

“Hanya dua rumah di seluruh St. Lucia yang masih berdiri. Bahkan ada beberapa laporan yang menyebut bahwa kulit kayu sampai terkelupas dari pohon di beberapa lokasi. Umumnya, ini hanya terjadi jika kecepatan angin lebih dari 200 mil per jam,” jelas Radney.

Sementara itu, Prancis juga tak bernasib baik seperti Inggris. Mereka kehilangan sekitar 40 kapal dan 4.000 tentara.

Korban terbanyak akibat terjangan Great Hurricane berada di Martinique dan Barbados.

Martinique tercatat memiliki lebih dari 9.000 orang tewas, sedangkan 4.000 jiwa meninggal di Barbados. Lebih dari 1.000 orang juga dilaporkan jadi korban di Jamaika.

Banyaknya jumlah korban jiwa membuat Great Hurricane dijuluki badai paling mematikan dalam sejarah pada masa itu.

Meskipun ada banyak badai mematikan beberapa tahun sejak 1780, hanya Badai Mitch pada tahun 1998 yang menewaskan sekitar 18.000 orang. Jumlah korbannya mendekati Great Hurricane.

Badai 1780.